Skip to content

Aku tahu teman…

October 28, 2008

Aku tahu teman, 

Ada kolam hati yang terusik rasa

Tatkala mengimbau kenangan lama

Terasa masih berputik kuntuman kasih

Yang tercicir di perjalanan yang melelahkan ini

 

Namun teman,

Usah diimbau memori itu

Sendunya amat melesukan

Mengintai keresahan yang tidak berpenghujung

Harapan yang tidak bersempadan

 

Hidup ini teman,

Kita yang melayarkan bahteranya

Jika kita kalah di dalam mengemudikannya

Tersalah haluan menongkah arus

Lantaran kerikil-kerikil kenangan lama menjadi penghalangnya

Pastilah..

Kita ibarat pelayar yang tidak layak digelar pelayar

 

Bahtera hidup harus diteruskan

Biar pun badai dan kerikil menjadi penghalang di pelayaran ini

 

Kelak di sana

Di atas sebuah kekuatan hati 

Kita bisa melihat 

Betapa indahnya dataran hijau yang sudah lama ditinggalkan

Betapa awan juga tetap biru di dataran itu

 

Dan di saat itu,

Tika pelayar melabuhkan bahteranya

Ia akan  tersenyum

Kerana ia tahu

Redha itulah penawar kepada kelelahannya

Di sepanjang pelayaran itu

 

Puisi ini yang bersumberkan sebuah novel bertajuk ’Biarkan Sahaja Hati Berbicara’ (maaf, aku lupa nama penulisnya) mengingatkan aku pada seorang sahabat yang tempatnya di hatiku tidak pernah terganti.

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: